Showing posts with label Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Keuangan. Show all posts

Black Friday

Apa Itu Black Friday ? Apakah anda pernah mendengar kata black friday , apakah ini artinya jum'at hitam ? ow bukan tentunya . Hari tersebut sangatlah di tunggu karena orang akan berbelanja apapun barangnya dan sebanyak mungkin nama Black Friday ini berasal dari kota Philadelphia, dimana awalnya istilah Black Friday ini digunakan untuk menggambarkan betapa ramai dan mengganggunya para pejalan kaki dan kendaraan bagi lalu lintas , hal ini dimaksudkan karena Black Friday ini identik dengan diskon, belanja dan pesta, pesta diskon . pada hari itu semua toko akan memberikan diskon besar-besaran dari 20% ,50% hingga sampai 80% kesempatan ini tentu tidak di lewatkan bagi semua orang untuk berbelanja kebutuhan yang di perlukan.

Black Friday adalah hari setelah perayaan Thanksgiving dan ini biasanya merupakan awal dari musim belanja Hari Natal di USA. Selain popular di USA, Black Friday juga berlangsung di Kanada dan Australia. Pada hari itu banyak toko yang membuka tokonya lebih awal misalnya pada jam 4 pagi atau bahkan bisa lebih awal lagi. Karena itu banyak orang yang rela antri dan menunggu di luar toko sepanjang malam dalam suhu yg sangat dingin. Terkadang juga ada yg sampai mendirikan tenda di luar toko. Mereka rela melakukan itu semua agar mereka bisa menjadi yang pertama memasuki toko dan membeli barang yg mereka inginkan dengan harga yg sangat rendah. Pada saat toko dibuka mereka akan berdesak-desakan dan berebutan untuk menjadi yang pertama memasuki pintu toko.

Sebenarnya  Black Friday ini bukanlah hari libur, namun dari pihak perusahaan biasanya meliburkan karyawan-karyawanya , ini tentunya agar meningkatkan pembeli pada hari tersebut.Black Friday ini sekarang sudah menjadi kegiatan rutin yang di lakukan masyarakat di sana sebagai hari yang supersibuk untuk berbelanja.

Lalu kapan hari jatuhnya Black Friday ? Hari  Thanksgiving jatuh pada Kamis keempat di bulan November di Amerika Serikat, sehari setelah terjadi antara 23 dan 29 November. Karena Black Friday adalah sehari setelah Thanksgiving, maka tanggal Black Friday adalah diantara tanggal tersebut, 23-29 November. Seperti pada tahun 2011 ini, Thanksgiving jatuh pada tanggal pada 24 November, maka Black Friday adalah tanggal 25 November.


Biaya hidup di Negeri Sakura~ Jepang

Memperkirakan dan menghitung biaya hidup di Jepang yang dibutuhkan dari awal sampai akhir, merupakan salah satu hal penting yang perlu dipikirkan untuk mewujudkan impian sekolah/kuliah di Jepang dengan biaya sendiri. Perkiraan biaya hidup di Jepang per-tahun (termasuk biaya kuliah), yang dibutuhkan jika sekolah/kuliah di Jepang diperlihatkan pada tabel di bawah. Perkiraan biaya ditampilkan dalam biaya minimum dan maksimum per-tahun, untuk mempermudah memperkirakan biaya total yang dibutuhkan. Dalam tabel, minimum/th berarti biaya minimum yang dibutuhkan per-tahun; maksimum/th berarti biaya maksimum yang dibutuhkan per-tahun.

Tabel 1. Perkiraan Biaya Hidup di Jepang per-tahun dalam YEN
No Pengeluaran Biaya/Bln Minimum/Th Maksimum/Th
1 Biaya Kuliah (2 semester) ¥600.000 ¥1.200.000
2 Biaya Sewa Apartemen ¥20-60.000 ¥240.000 ¥720.000
3 Biaya Makan/Minum ¥20-45.000 ¥240.000 ¥540.000
4 Biaya Lain-lain ¥20-35.000 ¥240.000 ¥420.000
5 TOTAL ¥1.320.000 ¥2.880.000

Apabila 1 Yen = Rp. 115 (bulan Juli 2014), maka biaya total minimum  yang diperlukan untuk kuliah dan hidup di Jepang per-tahun 1.320.00 Yen = Rp.151.800.000. Perkiraan biaya total maksimum per-tahun sebesar 2.880.000 Yen = Rp.331.200.000. Mungkin supaya mudah diingat, jika dibulatkan, rentang biaya yang diperlukan untuk sekolah/kuliah di Jepang biaya sendiri per-tahun antara Rp.150.000.000 sampai Rp.300.000.000. Biaya minimum yang dibutuhkan Rp.150 juta per tahun.

Tabel 2. Perkiraan Biaya Hidup di Jepang per-tahun dalam RUPIAH
No Biaya Hidup Jumlah Rupiah
1 Biaya Minimum per-tahun Rp.150.000.000
2 Biaya Maksimum per-tahun Rp.300.000.000

Catatan: jumlah rupiah dibulatkan agar mudah dipahami. Biaya kuliah sdh dihitung dalam biaya hidup. Kuliah di kedokteran perkecualian. Rincian biaya kuliah dapat dilihat di halaman Biaya Kuliah di Jepang.

Jika misalnya, sekolah bahasa Jepang 2 tahun, dilanjutkan kuliah sarjana 4 tahun, total 6 tahun, maka biaya minimum yang dibutuhkan sekitar Rp.150jt dikali 6 sama dengan Rp.900.000.000. Biaya ini tidak termasuk biaya pulang-pergi Indonesia-Jepang. Jika setiap tahun pulang-pergi Indonesia-Jepang untuk liburan, ditambah biaya tak-terduga lainnya. Jadi, untuk sekolah/kuliah di Jepang selama 6 tahun dibutuhkan biaya minimum sekitar 1 Milyar Rupiah.

Perkiraan di atas perkiraan yang sangat umum, tidak mempertimbangkan setiap komponen biaya secara detail. Tetapi, dihitung secara detail-pun hasilnya tidak akan jauh berbeda. Perkiraan biaya hidup di atas, dapat digunakan sebagai perkiraan awal, sebelum melakukan tindakan nyata mewujudkan impian sekolah/kuliah di Jepang. Biaya mungkin akan membengkak, tergantung pada gaya-hidup, kuliah di jurusan-biaya-tinggi (misalnya kedokteran) di kampus swasta dll. Jika anda membutuhkan perhitungan biaya yang lebih detail, setelah memutuskan akan kuliah di Jepang, dan juga telah memutuskan akan masuk ke sekolah bahasa yang mana, dilanjutkan akan kuliah di mana, silakan menghubungi kami. Kami dapat membantu memperkirakan biaya yang dibutuhkan lebih detail dan akurat. Perkiraan pendapatan (income) yang didapatkan jika arubaito sambil sekolah/kuliah di Jepang, dapat dibaca pada artikel Kuliah di Jepang Biaya Sendiri (klik di sini).


Pengertian Saham

Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Dengan menerbitkan saham, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk 'menjual' kepentingan dalam bisnis - saham (efek ekuitas) - dengan imbalan uang tunai. Ini adalah metode utama untuk meningkatkan modal bisnis selain menerbitkan obligasi. Saham dijual melalui pasar primer (primary market) atau pasar sekunder (secondary market).

Riwayat saham

Jenis

Ada beberapa tipe dari saham, termasuk saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred stock).[4] Saham preferen biasanya disebut sebagai saham campuran karena memiliki ciri-ciri hampir sama dengan saham biasa.[5] Biasanya saham biasa hanya memiliki satu jenis tapi dalam beberapa kasus terdapat lebih dari satu, tergantung dari kebutuhan perusahaan.[4] Saham biasa memiliki beberapa jenis, seperti kelas A, kelas B, kelas C, dan lainnya.[4] Masing-masing kelas dengan keuntungan dan kerugiannya sendiri-sendiri dan simbol huruf tidak memiliki arti apa-apa.[4]

Ciri-ciri

Saham preferen

  • Saham preferen memiliki ciri-ciri sebagai berikut
  • Memiliki berbagai tingkat, dapat diterbitkan dengan ciri-ciri yang berbeda
  • Tagihan terhadap aktiva dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam hal pembagian dividen
  • dividen kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya maka dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih dahulu dari saham biasa
  • Konvertibilitas, dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit terbentuk

Saham biasa
Memiliki ciri-ciri:
  • Hak suara pemegang saham, dapat memillih dewan komisaris
  • Hak didahulukan, bila organisasi penerbit menerbitkan saham baru
  • Tanggung jawab terbatas, pada jumlah yang diberikan saja

Kategori

Bila ditinjau dari kinerja perdagangan, saham dapat dikelompokkan menjadi :
  1. Blue chip stocks, saham biasa yang memiliki reputasi tinggi, sebagai pemimpin dalam industrinya, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen
  2. Income stocks, saham suatu emiten dengan kemampuan membayarkan dividen lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya
  3. Growth stocks, terdiri dari well-known dan lesser-known
  4. Speculative stocks, saham secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi pada masa mendatang, namun belum pasti
  5. Cyclical stocks, saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum
  6. Emerging Growth Stocks, saham yang dikeluarkan oleh emiten yang relatif kecil dan stabil meskipun dalam kondisi ekonomi yang kurang mendukung
  7. Defensive Stocks, saham yang tetap stabil dari suatu periode atau kondisi yang tidak menentu dan resesi.

Aplikasi

Masyarakat dapat membeli saham biasa di bursa efek via broker. Di Indonesia, pembelian saham harus dilakukan atas kelipatan 100 lembar atau disebut juga dengan 1 lot.[7] Saham pecahan ( tidak bulat 100 lembar ) bisa diperjualbelikan secara over the counter.[7] Salah satu tujuan masyarakat untuk membeli saham adalah untuk mendapatkan keuntungan dengan cara:[1]
  1. Meningkatnya nilai kapital (capital gain).
  2. Mendapatkan dividen.
Penawaran Saham Perusahaan kepada masyarakat pertama kali sebelum listing di bursa dinamakan Initial Public Offering (IPO), sedangkan jika sudah terdaftar (listing) dan perusahaan ingin menambah saham beredar dengan memberikan hak terlebih dahulu kepada pemegang saham lama untuk membeli-nya dinamakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau dikenal juga dengan sebutan Right Issue.

Beberapa perusahaan Indonesia melakukan dual listing saham di Bursa Efek Jakarta dan New York Stock Exchange. Saham yang diperjualbelikan di NYSE tersebut biasa dikenal dengan American Depositary Receipt(ADR). Harga saham, bisa naik atau pun turun, seiring dengan situasi dan kondisi yang ada. Seperti saat krisis moneter pada tanggal 15 September 1998, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga merupakan barometer saham di Indonesia terpuruk hingga mencapai nilai 292,12 poin.[8] Pada bulan September pula, IHSG mencapai nilai terendah yaitu 254 poin.[8] Hal ini menyebabkan saham-saham di dalam negeri menjadi under value.[8] Dalam periode 2002-2007, nilai IHSG telah pulih bahkan sudah beberapa kali memecahkan rekor. Contohnya pada tahun 2006 dan tahun 2007 IHSG memposisikan dirinya sebagai salah satu indeks yang memiliki kinerja terbaik dunia ( peringkat 2 setelah Cina, mencapai level 2.745,826 poin).[9]Pada tanggal 11 Desember 2007, IHSG mencapai level 2.810,262 poin sekaligus menorehkan sejarah sebagai level indeks tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.[9] Selain itu, IHSG mengalami peningkatan rata-rata tahunan sebesar 42,18% sebagai pergerakan indeks tertinggi dibandingkan dengan peningkatan indeks di Asia.[9]

Mekanisme perdagangan saham di Indonesia

Pertama yang perlu dilakukan adalah investor harus menjadi nasabah pada perusahaan efek dahulu.[10] Investor membuka rekening dengan membayarkan deposit sejumlah Rp 25 juta, sementara yang lain mewajibkan sebesar Rp 15 juta dan seterusnya.[10] Jumlah yang disetorkan bervariasi.[10] Pada dasarnya,batasan minimal atau jumlah nominal membeli saham tidak ada tapi di Bursa Efek Indonesia pembelian minimal 100 lembar atau 1 lot, misalnya harga saham perusahaan XYZ senilai Rp 100,00 maka dana minimal yang dibutuhkan untuk membeli satu lot sama dengan Rp 10.000,00 (100 lembar dikali Rp 100,00).[10] Transaksi penjualan atau pembelian dapat dilakukan pada Hari bursa.

Tempat perdagangan

Tempat lain untuk membeli saham selain IDX/Indonesia Stock Exchange (Indonesia), yaitu Nasdaq/Nasdaq Stock Market (Amerika Serikat), NYSE/New York Stock Exchange (New York), SEAQ/Stock Exchange Automated Quotations ( London), Euronext (merger pasar saham antara negara Paris, Amsterdam, dan Brussels), TSE/Tokyo Stock Exchange ( [Tokyo]]), SGX/Singapore Exchange (Singapura) dan tempat perdagangan lainnya (terdapat kurang lebih 69 tempat perdagangan/bursa saham di seluruh dunia).[11][12]

Jual kosong

Biasanya, hal pertama yang dilakukan oleh investor adalah membeli saham dan kemudian menjualnya.[13] Dengan jual kosong (short selling), yang terjadi adalah kebalikannya.[13] Pertama, saham dijual kemudian dibeli kembali.[13] Cara ini memungkinkan investor mendapatkan keuntungan dari penurunan harga saham.[13] Dilakukan dengan cara, investor meminjam suatu saham dari broker dan menjualnya.[13] Selanjutnya, short-seller harus membeli saham yang sama untuk menggantikan saham yang telah dipinjam.[13] Kegiatan ini disebut mengganti posisi kosong (covering short positiion).